SOAL NO 1.Jelaskan prinsip kerja rangkaian RLC seri dan RLC Paralel!
JAWAB:
RLC Seri:
Dalam rangkaian RLC seri, resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C) dihubungkan berurutan dalam satu jalur. Arus yang mengalir sama di seluruh komponen, tetapi tegangan pada masing-masing komponen bisa berbeda. Prinsip kerjanya adalah kombinasi efek hambatan listrik, penyimpanan energi dalam medan magnet (induktor), dan penyimpanan energi dalam medan listrik (kapasitor).
Total impedansi (Z) dihitung:
-
RLC Paralel:
Dalam rangkaian RLC paralel, resistor, induktor, dan kapasitor dihubungkan sejajar. Tegangan di tiap komponen sama, tetapi arus bercabang ke tiap komponen. Prinsip kerjanya melibatkan pembagian arus berdasarkan besar impedansi masing-masing cabang.
Admitansi total (kebalikan impedansi) dirumuskan:
SOAL NO 2.Jelaskan pengaruh harga reaktansi kapasitif terhadap sudut phasa dengan resistansi yang konstan!
JAWAB:
Reaktansi kapasitif () berbanding terbalik dengan frekuensi ().
Jika menurun (misal frekuensi naik), maka perbedaan fasa antara tegangan dan arus mengecil.
-
Saat besar, rangkaian lebih bersifat kapasitif, sudut fasa cenderung negatif (arus mendahului tegangan).
-
Saat kecil, sudut fasa mendekati nol (fase tegangan dan arus semakin seiring).
- Resonansi adalah peristiwa ketika suatu sistem bergetar dengan amplitudo maksimum karena ada frekuensi dari luar
- Frekuensi Resonansi adalah kondisi dimana XL = XC sehingga rangkaian menjadi seimbang
- Alasan terjadinya frekuensi resonansi adalah Karena energi listrik bergantian disimpan dan dilepaskan antara medan magnet induktor dan medan listrik kapasitor secara sempurna, sehingga efek induktif dan kapasitif saling menghilangkan.
Pengaruh perubahan frekuensi terhadap impedansi dan arus di RLC Seri:
-
Di bawah frekuensi resonansi, , sifat kapasitif mendominasi.
-
Di atas frekuensi resonansi, sifat induktif mendominasi.
-
Impedansi minimum terjadi tepat di frekuensi resonansi sehingga arus maksimum.
- XL = 40
- XC = 70
- R = 40

Komentar
Posting Komentar